Perlindungan dan akselerasi DPS
Sivir harus tetap hidup cukup lama agar W, Lethal Tempo, dan item crit miliknya menghasilkan value yang nyata. Karma, Nami, dan Lulu membantu mengatasi hal ini dengan cara yang berbeda: shielding, sustain, control, speed, atau perlindungan langsung. Tipe sinergi ini bukan hanya tentang menyelamatkan Sivir; ini memberinya waktu yang dibutuhkan untuk mengubah pertarungan yang stabil menjadi damage terus-menerus ke seluruh tim musuh.
How to play it. Bermainlah di sekitar wave dan objective daripada duel yang terisolasi. Sivir harus melakukan push dengan bersih, menyimpan Spell Shield untuk ancaman nyata, lalu menggunakan ultimate saat support-nya dapat memperluas ruang DPS-nya.
Team engage yang diperkuat oleh ultimate
Sivir memberikan banyak value kepada champion yang ingin masuk bersamaan dengan tim. Jarvan IV dapat menggunakan kecepatan dari ultimate-nya untuk menemukan sudut engage yang lebih baik, sementara Seraphine diuntungkan dari pergerakan yang berkelompok dan tempo tim untuk mendaratkan crowd control miliknya. Poinnya bukan hanya bergerak lebih cepat: ini tentang mengurangi waktu reaksi musuh antara wave yang di-push, masuk ke sungai, dan dimulainya pertarungan.
How to play it. Tentukan tujuan ultimate secara mental sebelum mengaktifkannya: engage dengan Jarvan IV, ikuti control dari Seraphine, atau paksa repositioning musuh. Sivir tidak boleh menggunakan ult secara acak; dia harus mempercepat tindakan yang sudah dipersiapkan.
Objective control dan pertarungan di koridor
Sivir menjadi jauh lebih kuat ketika tim dapat menahan ruang di sekitar dragon atau Baron. Karma, Seraphine, dan Nami membantu memperlambat masuknya musuh, memperluas ruangnya, dan membuat koridor menjadi berbahaya. Dalam situasi ini, Sivir tidak perlu mencari duel yang flashy: dia hanya perlu mengarahkan Q melewati lane, mempertahankan ricochet-nya dengan W, dan menggunakan ultimate untuk menyesuaikan jarak tim.
How to play it. Persiapkan wave sebelum objective, lalu posisikan diri di koridor di mana Q dapat mengenai musuh dua kali. Support harus mengontrol masuknya musuh sementara Sivir menyimpan Spell Shield untuk spell yang dapat merusak positioning-nya.